blocknotinspire.blogspot.com berisi Kumpulan Business Ethics, Business Tips, Inspire Spirit, Leadership and Culture , Love and Life, Management HR, Motivasi Spirit, Smart Emotion, Success Story, Tips Keuangan, Tips Marketing dan Tips Sehat Semoga Bisa Menjadikan Anda lebih SUKSES dari hari kemarin.
Kunjungi Versi Mobile KLIK http://blocknotinspire.blogspot.com/?m=1 atau ( KLIK DISINI )

Kunci Sukses Menjual dengan hati

Menjual, baik produk maupun jasa berarti memikat hati calon konsumen. Jadi, mempelajari sisin psikologi dalam penjualan akan berguna untuk meningkatkan omzet bisnis anda. Menurut Afandy Totong, Certified Business Performance Coach dari Brian Tracy Focal Point Business Coaching-USA, untuk menjadi seorang sales andal, hal yang paling penting diyakini adalah bangga dengan profesi anda. Berikut kunci sukses menjual dengan hati :


Membuat LOGO Sesuai dengan Nama ( FengShui )

Usaha yang sudah berjalan lancar dengan omzet yang lumayan dan terus berkembang, suatu saat salah seorang pelanggannya memberi tahu bahwa rancangan atau produk anda ditiru oleh orang lain. Menyenangkan sekaligus mengesalkan kalau hasil rancangan, produk atau hasil karya kreatif ditiru orang lain. Menyenangkan karena hasil karyanya memang disukai khalayak dan laku dipasar, mengesalkan karena seharusnya menjadi hak pemilik karya untuk mendapatkan keuntungan atas hasil kerja kerasnya.


Kesalahan atau Pelajaran

Ada dua ilustrasi untuk menggambarkan karakteristik kepemimpinan yang tidak lazim. Pertama, pengalaman Tom Watson Jr. yang pernah jadi CEO IBM dan sang penemu lampu pijar Thomas Alfa Edison. Kisah ioni menggambarkan bagaimana kedua pemimpin besar tersebut menyikapi kesalahan yang pernah dibuat.


Pelajaran Nelayan

Seorang eksekutif perusahaan besar, mengisi liburannya pergi ke pantai. Ia bertemu seorang nelayan lokal yang terlihat santai disamping perahunya. Rupanya ia baru selesai menangkap ikan. “ Berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk menangkap ikan-ikan tersebut? ” tanya sang eksekutif. “ Oh tidak lama kok. Paling cuma sekitar dua jam, “ jawab si nelayan. “ Lantas mengapa kamum berhenti dan santai? “ Yang ditanya menjelaskan, tangkapan ikannya hari itu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. “ Kemudian, apa yang kamu lakukan setelah itu? “” Ya aku santai dirumah. Menikmati tidur siang, bermain dengan anak dan istriku. Sore harinya ke warung langganan ngobrol dengan teman-teman atau main catur. Pokoknya aku nikmati saja hidup ini.


Strategi Membangun Merk

Bila disuruh menyebutkan nama makanan, anak-anak sekarang pasti lebih fasih menjawab KFC, Pizza Hut atau McDonald, ketimbang Pecel Madiun, Soto Kudus, atau Bakwan Malang. Sementara bapaknya sering nyruput kopi Starbuck, dari pada minum kopi luwak, ironis memang. Merk-merk asing itu tidak hanya mendominasi mall dan pertokoan tapi juga telah merebut hati para pelanggan di Indonesia. Sebenarnya, ada perusahaan Indonesia yang sukses membangun merk seperti JCo dan ES TELLER 77. mereka membangun kekuatan merk dinegeri sendiri dan mampu membawa merknya ke luar negeri.


Pengelolaan Keuangan Pribadi dan Customer

“Wah ayam goreng di kantin kantor naik 50%” .
“Aduh,cabe sekarang mahal banget yah.”
“Gila, parkir mobil dulu Rp.1000,- sekarang Rp.2000,- setiap kelipatan satu jam”
Tidak aneh apabila pada saat ini kita sering mendengarkan keluhan – keluhan tersebut dimanapun kita berada. Kenaikan harga barang dan jasa yang cukup tinggi dan tidak diimbangi dengan kenaikan penghasilan yang cukup, membuat banyak orang merasa mereka selalu kekurangan. Akan tetapi, dibalik kekurangan tersebut, ada gaya hidup yang mengharuskan kebanyakan orang untuk tetap menjadi konsumtif agar dapat mempertahankan gengsi. Cara apapun akan dilakukan agar dapat memenuhi kebutuhan yang sebenarnya tidak masuk dalam skala prioritas.


Rafael Nadal Pantang Menyerah

Perjuangan habis-habisan dan pantang menyerah sampai tetes darah terakhir barangkali tepat untuk menggambarkan perjuangan Rafael Nadal mengalahkan petenis nomor satu dunia, Roger Federer di ajang tennis Wimbledon. Betapa tidak, mereka mencetak rekor permainan tenis terlama dalam sejarah, yakni empat jam 48 menit. Dan, itu pun dengan skor yang sangat ketat, 6-4, 6-4, 6-7, 6-7, dan 9-7. 


Titiek Puspa Masih Tetap Sehat

Siapa yang kenal sosok nenek cantik yang masih lincah di usia kepala tujuhnya ini? Yah, dia adalah Titiek Puspa. Perempuan yang masih sangat bugar di usia lebih dari 70 tahun ini memang sudah dianggap sebagai legenda artis sepanjang zaman di kalangan pemusik tanah air. Betapa tidak, puluhan bahkan ratusan karyanya, telah mencetak hits di tembang nasional. Baik sebagai penyanyi dan pencipta lagu, kemampuan Titiek Puspa sudah tak diragukan lagi. Ia juga sudah bermain di berbagai judul film. Artis junior dan senior juga sering memakai lagu ciptaannya untuk menjadi batu loncatan melariskan album musiknya.


Glenn Cunningham Berlari Saat Semua Orang Berjalan

Glenn Cunnighman berumur delapan tahun ketika ia mengalami kecelakaan. Ia dan kakaknya Floyd sedang menyalakan tungku pemanas sekolah ketika tiba-tiba tungku tersebut meledak dan menewaskan Floyd. Glenn sedang berada di pintu sehingga ia selamat, tapi ketika menyadari bahwa Floyd masih di dalam, Glenn berlari masuk untuk menyelamatkannya.


Faith Anjing Berkaki 2

Seekor anjing ini berjalan hanya dengan menggunakan 2 kaki saja, namanya adalah Faith (Keyakinan). Faith lahir pada tahun 2002, sehari sebelum hari Natal . Pada waktu baru dilahirkan, Faith memiliki 3 kaki, yaitu 2 kaki belakang, dan 1 kaki depan. Satu kaki depannya akhirnya diamputasi karena bentuknya kecil dan tidak berkembang. 


Investasi Apakah Itu?

Di dalam ilmu ekonomi ada istilah “there is no such thing as a free lunch”. Kalimat tersebut menggambarkan kondisi yang harus kita hadapi, dimana tidak ada di dunia ini yang gratis. Semua hal yang sifatnya “memudahkan” hampir selalu menggunakan uang. Inflasi atau kenaikan harga dirasakan masyarakat dari kalangan manapun. Jumlah uang sebesar Rp.10.000,- di masa yang akan datang nilainya mungkin akan sama dengan Rp.1.000.- saat ini. Inflasi menjadi musuh karena selain menyebabkan kenaikan harga barang, juga membuat “nilai” dari uang yang kita simpan berkurang.


Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More