blocknotinspire.blogspot.com berisi Kumpulan Business Ethics, Business Tips, Inspire Spirit, Leadership and Culture , Love and Life, Management HR, Motivasi Spirit, Smart Emotion, Success Story, Tips Keuangan, Tips Marketing dan Tips Sehat Semoga Bisa Menjadikan Anda lebih SUKSES dari hari kemarin.
Kunjungi Versi Mobile KLIK http://blocknotinspire.blogspot.com/?m=1 atau ( KLIK DISINI )

Faktor Fisik & Mental Yang Bisa Turunkan Gairah Seks

Seperti yang dikutip dari sheknows, jika belakangan ini Anda atau pasangan merasa gairah seksual menurun, segera cari tahu penyebabnya. Ini beberapa faktor penyebab gairah seks menurun dan solusi untuk mengatasinya.


4 Jawaban dari Pertanyaan Seks Yang Malu Anda Tanyakan

Terkadang ada beberapa topik mengenai seks yang terlalu memalukan untuk ditanya kepada dokter atau teman baik. Berikut empat jawaban dari pertanyaan seks yang membuat Anda malu untuk bertanya.

"Mengapa miss V mengeluarkan bau yang tidak sedap?" atau "pasangan saya sering menonton film porno, apakah artinya dia tidak bergairah dengan saya?". Pertanyaan-pertanyaan seperti itu kerap kali muncul dalam pikiran namun, Anda malu untuk bertanya. Ini dia jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tentang seks yang malu Anda tanyakan, seperti yang dikutip dari sheknows.


4 Panduan Bergaya dengan Celana Panjang Hitam

Selain Little Black Dress, celana panjang berwarna hitam juga merupakan salah satu 'fashion item' yang wajib dimiliki. Namun, Anda memerlukan padu padan yang tepat agar celana panjang berwarna hitam tampil lebih memukau dan fashionable.

Menjadi salah satu 'fashion item' yang paling dasar membuat tampilan celana panjang hitam menjadi terlalu sederhana jika salah saat memadu padankannya. Agar celana panjang hitam Anda tampil lebih glamour dan fashionable, berikut beberapa tips padu padan yang bisa Anda ikuti, seperti dikutip dari redbook.


Andrie Wongso, Motivator No.1 Indonesia

Lebih dari 20 tahun, Andrie Wongso berkiprah sebagai pengusaha, sekaligus menjadi seorang motivator handal. Kemauannya untuk berbagi semangat, pengalaman, dan wisdom dengan gaya bahasa yang sederhana namun powerfull kepada orang banyak, membuat publik dan media massa mengukuhkannya sebagai The Best Motivator atau Motivator No.1 Indonesia.


Aidil Akbar, Akbar's Financial Check Up

Aidil Akbar seorang Wealth Planner dan Pakar Ekonomi Mikro & Keluarga dengan pengalaman berprofesi sejak tahun 1994 di Amerika Serikat. Secara aktif mengembangkan profesi Perencana Keuangan melalui mengajar, seminar, talk-show, dan menjadi nara sumber baik di media cetak maupun elektronik.


Anthony Dio Martin, HR Excellency

Anthony Dio Martin, adalah seorang praktisi bisnis, trainer, speaker, ahli psikologi dan juga personal coach. Beliau adalah penulis dari buku-buku bestseller EQ, “Emotional Quality Management” (2003) dan audiobook “Emotional Power” (2004, Gramedia Pustaka Utama), juga buku “Manajemen Intrapreneurship: Pemburu dan Petani” serta “Smart Emotion 1 & 2”. Selain itu, Anthony Dio Martin juga pemandu program harian motivasi pengembangan personal “Smart Emotion” di radio SmartFM dan juga pernah menjadi pemandu tetap acara “Inspiration with Anthony Dio Martin” di QTV.


Mengendalikan EQ Positif dan EQ Negatif

Saat menghadapi berbagai situasi yang tidak menyenangkan, apa yang kita lakukan? Jujur saja, kebiasaan kebanyakan dari kita adalah ‘arrrghh’, kita mulai mengatupkan rahang kita. Otot-otot kita menegang dan siap untuk menghadapi ancaman. Siap berantem, siap berkelahi ataupun siap dengan reaksi bertempur. Saat inilah instink kita bekerja. Kadang, seperti yang banyak diceritakan oleh sebagian besar peserta pelatihan saya, reaksinya begitu cepat sehingga responnya tidak sempat disadari lagi.


Membangun EQ Dalam Kehidupan Keluarga, Karir & Masyarakat

Ada beberapa fakta mengenai beberapa orang terkenal yang mungkin Anda belum ketahui. Misalkan saja, Henry Ford yang kita kenal sebagai pemimpin bisnis yang sangat genius, tapi ternyata sikapnya begitu buruk sehingga ia sendiri jadi punya banyak musuh. Bill Gates, pendiri Microsoft, bahkan nyaris dituntut karyawannya sendiri karena sikap arogannya. Steve Jobs, pendiri perusahaan Apple, bahkan pernah terdepak dari perusahaan Apple yang ia dirikan sendiri gara-gara sikap kasarnya (Bahkan, baru-baru ini boss Apple ini kembali membikin masalah gara-gara merespon email dari salah satu mahasiswi pengguna Ipad secara kasar). Begitu pula dalam dunia olah raga, kita pernah kenal ada petenis bernama John McEnroe yang karirnya pendek dan kurang mendapat simpati karena emosinya yang suka meledak-ledak di lapangan. Begitulah para pembaca, kita melihat banyak talenta, kemampuan serta kepintaran jadi sia-sia bahkan cenderung jadi masalah, gara-gara Kecerdasan Emosional  atau EQ orang-orang terkenal ini yang bermasalah!


IQ dan EQ

Orang banyak mempertentangkan antara IQ (Intelligence Quotient) dan EQ (Emotional Quotient). Mari kita lihat. IQ adalah tes yang sangat populer saat kita masuk ke sekolah, universitas bahkan dunia kerja. Ingatkah ketika Anda diberikan tes berupa bentuk dan bangun yang harus ditebak kelanjutannya? Atau tes berupa deretan angka yang harus dihitung deret angka berikutnya atau tes berhitung yang rumit dengan waktu yang sangat singkat? Itulah bagian dari tes IQ. Orang menyebutnya tes kepintaran. Orang yang hasil tes IQ-nya bagus, biasanya pintar. Kalau di atas 100 (rata-rata), maka seseorang anak sudah dianggap cerdas. Biasanya, kalau orang tua melihat hasil tes IQ anaknya tinggi, bolehlah berbangga bahwa anak itu akan cerdas.


Syamsul Arif, Dari Bola Plastik Sampai Kontrak Senilai Rp 2,5 M

Syamsul Arif jadi salah satu pemain dengan kontrak tertinggi di Liga Primer Indonesia setelah dia dibayar Rp 2,5 miliar untuk durasi tiga tahun. Sebuah pencapaian yang dia awali dengan bola plastik.

Tak seperti banyak pemain bola yang muncul dari akademi atau sekolah sepakbola, Syamsul justru sama sekali tak pernah mengenyam pendidikan bagaimana mengolah si kulit bundar. Kalau kini dia dikenal sebagai salah satu striker muda yang berbahaya di LPI, itu karena sewaktu kecil dia sering mengasah kemampuan dengan bola plastik.


Tips Cerdas Mengelola Keuangan Usaha

Kegiatan mengelola keuangan usaha, sering membuat para pengusaha kalang kabut. Mereka selalu merasa omset yang diperolehnya sudah cukup besar, tapi kenapa labanya selalu habis tanpa sisa dikas usaha? Mungkin hal ini juga sering Anda alami ketika memulai usaha baru. Kebanyakan para pemula, tidak memisahkan antara uang usaha dan uang pribadi. Sehingga uang usaha termakan untuk keperluan sehari-hari, dan uang pribadi ikut digunakan untuk operasional usaha.


Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More