Bahan pangan kaya purin hampir terdapat pada setiap inti sel bagian tubuh makhluk hidup, misalnya jerohan (otak, usus, jantung, paru), kacang-kacangan, daging, sardin, salmon, kerang dan emping. Bahan pangan ini meninggalkan kenikmatan tersendiri bagi yang suka mengkonsumsinya, namun tidak disadari di balik kenikmatan makanan tersebut akan mendatangkan petaka. Dari purin inilah terbentuk asam urat.
Secara normal, asam urat ini sebenarnya akan dibuang melalui kotoran (feses) dan air seni (urin). Ketika sistem mekanisme tubuh tidak berjalan lancar, senyawa ini terakumulasi dalam darah dengan jumlah besar, dan akan membentuk kristal-kristal berbentuk jarum. Kristal-kristal ini akan terkonsentrasi pada persendian, seperti kaki, lutut, siku atau tangan, dan mengakibatkan radang sendi (artritis) serta kaku. Bila asam urat terkumpul pada ginjal dapat memicu pembentukan batu asam urat (tofi) dan mengakibatkan kerusakan ginjal.